SIMPUL - Talkshow Batu TV 7 dilaksanakan pada 31 Oktober 2007. Tema dalam talkshow ini sebagai upaya refleksi dari peringatan hari sumpah pemuda 28 Oktober yang lalu. Ini dirasa sangat penting untuk dikaji kembali mengingat banyak generasi muda kita yang tidak memahami sejarah peringatan tersebut...
Salah satu tujuan bangsa Indoesia adalah untuk mensejahterakan dan mencerdaskan rakyat. Karenanya, pendidikan merupakan unsur yang sangat penting dalam kerangka pengejawantahan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkualitas. Selain itu pendidikan juga menjadi upaya untuk mewujudkan sumber daya manusia yang memiliki keunggulan kompetetif dan komparatif Demikian yang disampaikan oleh Kamilun Muhtadin, pengamat pendidikan Malang dalam sebuah event talk show radio
Di RRI Malang pada Kamis, 7 Juni 2007 pukul 08.00-09.00 yang membincangkan tema tentang proses pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (PSB).
Dalam kesempatan itu, Kamilun menambahkan bahwa pendididikan harus dibangun dalam keterkaitannya dengan kehidupan bernegara dan berbangsa yang sarat dengan tantangan, perubahan dan persoalan yang semakain kompleks. Oleh karena itu pendidikan tidak dapat hanya berorientasi pada pembangunan manusia sebagai individu saja, melainkan harus berorientasi pada peningkatan ketahanan nasional dimasa depan, sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang diperhitungkan dalam persaingan global
Talkshow yang juga menghadirkan pembicara Abidah (Ketua IGRA Kabupaten Malang) dan Rukin (praktisi pendidikan) ini menyoroti pelaksanaan pendidikan yang masih kental dengan nuansa diskriminasi penyelewengan dalam penyelenggaraan pendidikan. Penyelewengan itu muncul utamanaya dalam proses penerimaan siswa baru yang kurtang memberika kesempatan kepada keluarga miskin. Beberapa narasumber juga menemukan beberapa kasus di lapangan bagaiamna dalam proses penerimaan siswa sering dilakukan dengan KKN.
Pendidikan merupakan hak bagi setiap warga Negara tanpa memandang perbedaan status sosial, etnis, agama, daerah dan gender. Dengan demikian mereka seharusnya memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan, peluang meningkatkan wawasan dan pengetahuan sehingga memiliki bekal yang memadahi untuk menjadi manusia yang paripurna atau menjadi manusia yang seutuhnya, yaitu manusia yang mempunyai IMTAQ dan IPTEK. Dengan demikian, dalam rangka mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas, yaitu memiliki kecerdasan dan keimanan tinggi sangat penting bagi penyiapan bangsa Indonesia memasuki percaturan global. Maka solusinya adalah perlu adanya pemerataan pendidikan.
Di RRI Malang pada Kamis, 7 Juni 2007 pukul 08.00-09.00 yang membincangkan tema tentang proses pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (PSB).
Dalam kesempatan itu, Kamilun menambahkan bahwa pendididikan harus dibangun dalam keterkaitannya dengan kehidupan bernegara dan berbangsa yang sarat dengan tantangan, perubahan dan persoalan yang semakain kompleks. Oleh karena itu pendidikan tidak dapat hanya berorientasi pada pembangunan manusia sebagai individu saja, melainkan harus berorientasi pada peningkatan ketahanan nasional dimasa depan, sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang diperhitungkan dalam persaingan global
Talkshow yang juga menghadirkan pembicara Abidah (Ketua IGRA Kabupaten Malang) dan Rukin (praktisi pendidikan) ini menyoroti pelaksanaan pendidikan yang masih kental dengan nuansa diskriminasi penyelewengan dalam penyelenggaraan pendidikan. Penyelewengan itu muncul utamanaya dalam proses penerimaan siswa baru yang kurtang memberika kesempatan kepada keluarga miskin. Beberapa narasumber juga menemukan beberapa kasus di lapangan bagaiamna dalam proses penerimaan siswa sering dilakukan dengan KKN.
Pendidikan merupakan hak bagi setiap warga Negara tanpa memandang perbedaan status sosial, etnis, agama, daerah dan gender. Dengan demikian mereka seharusnya memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan, peluang meningkatkan wawasan dan pengetahuan sehingga memiliki bekal yang memadahi untuk menjadi manusia yang paripurna atau menjadi manusia yang seutuhnya, yaitu manusia yang mempunyai IMTAQ dan IPTEK. Dengan demikian, dalam rangka mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas, yaitu memiliki kecerdasan dan keimanan tinggi sangat penting bagi penyiapan bangsa Indonesia memasuki percaturan global. Maka solusinya adalah perlu adanya pemerataan pendidikan.
Komentar |
|
|
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
|





















