SIMPUL - Proses pilkades mengatakan bahwa pilkades termuat dalam aturan atau undang-undang sehingga harus dilakukan tanpa adanya paksaaan. Masih cenderung berdasarkan para tokoh-tokoh masyarakat baik tokoh agama atau yang lainnya. Demikian salah satu pendapat yang mengemuka dalam...
Proses pilkades mengatakan bahwa pilkades termuat dalam aturan atau undang-undang sehingga harus dilakukan tanpa adanya paksaaan. Masih cenderung berdasarkan para tokoh-tokoh masyarakat baik tokoh agama atau yang lainnya. Demikian salah satu pendapat yang mengemuka dalam Talkshow RRI IV dilaksanakan pada hari Kamis, 26 April 2007 pukul 08.00-09.00 on air bertempat studio 1 RRI Malang.
Hal tersebut mengemuka dalam talkshow RRI IV dilaksanakan pada Kamis, 26 April 2007 pukul 08.00-09.00 on air bertempat studio 1 RRI Malang. Tema yang diangkat dalam talkshow kali ini adalah membangun demokrasi melalui pelaksanaan pemilih kepala desa di Kabupaten Malang.
Dalam talkshow ini dipandu oleh presenter dari RRI Malang Buang Supeno. Presenter mengawali dengan bahwa akhir bulan mei ini sedikitnya 125 di Kabupaten Malang. Desa adalah pemerintah terkecil di masyarakt dan sebagai embrio munculnya demokratisasi di negara kita. Kesempatan pertama diberikan kepada Ibu Sunarti, dia mengatakan beberapa hal, bahwa pilkades adalah suatu fenomena yang menarik tentang pelaksanaan pilkades secara demokratis. Selama pilkades dilaksanakan saat ini masih kurang adanya minat untuk menjadi kepala desa. Hal ini dikarenakan masyarakat beranggapan lebih baik berkarya yang lainnya dari pada kepala desa. Dalam konteks kepemimpinan tidak adanya pembedaan antara laki-laki dan perempuan.
Sampai saat ini memang budaya di masyarakat kita masih kental dengan lebih menonjolkan laki-laki. Namun saat ini pula sudah banyak bermuculan calon kepala desa, sebagai bukti adanya perkembangan demokrasi yang labih baik.
Ada beberapa hal yang penting untuk diketahui khalayak umum adalah kepala desa lebih banyak berorientasi sebagai pembantu sosial dan tidak memberikan kepemimpinan akan lebih kaya. Kedua, adalah beban biaya yang terlalu tinggi dan yang menanggung pelaksanaan dibebanklan kepada calaon tersebut. Hal yang sangat penting pula adalah tentang money politic jelas akan merusak kedudukan seorang yang terpilih, karena akan merasa balas dendam untuk bagaimana bisa mengembalikan dana tersebut.
Dari acara tersebut dirumuskan kesimpulan bahwa suatu harapan dalam pilkades nanti masyarakat benar-benar memilih yang terbaik dan menjadi harapan keseluruhan masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam talkshow RRI IV dilaksanakan pada Kamis, 26 April 2007 pukul 08.00-09.00 on air bertempat studio 1 RRI Malang. Tema yang diangkat dalam talkshow kali ini adalah membangun demokrasi melalui pelaksanaan pemilih kepala desa di Kabupaten Malang.
Dalam talkshow ini dipandu oleh presenter dari RRI Malang Buang Supeno. Presenter mengawali dengan bahwa akhir bulan mei ini sedikitnya 125 di Kabupaten Malang. Desa adalah pemerintah terkecil di masyarakt dan sebagai embrio munculnya demokratisasi di negara kita. Kesempatan pertama diberikan kepada Ibu Sunarti, dia mengatakan beberapa hal, bahwa pilkades adalah suatu fenomena yang menarik tentang pelaksanaan pilkades secara demokratis. Selama pilkades dilaksanakan saat ini masih kurang adanya minat untuk menjadi kepala desa. Hal ini dikarenakan masyarakat beranggapan lebih baik berkarya yang lainnya dari pada kepala desa. Dalam konteks kepemimpinan tidak adanya pembedaan antara laki-laki dan perempuan.
Sampai saat ini memang budaya di masyarakat kita masih kental dengan lebih menonjolkan laki-laki. Namun saat ini pula sudah banyak bermuculan calon kepala desa, sebagai bukti adanya perkembangan demokrasi yang labih baik.
Ada beberapa hal yang penting untuk diketahui khalayak umum adalah kepala desa lebih banyak berorientasi sebagai pembantu sosial dan tidak memberikan kepemimpinan akan lebih kaya. Kedua, adalah beban biaya yang terlalu tinggi dan yang menanggung pelaksanaan dibebanklan kepada calaon tersebut. Hal yang sangat penting pula adalah tentang money politic jelas akan merusak kedudukan seorang yang terpilih, karena akan merasa balas dendam untuk bagaimana bisa mengembalikan dana tersebut.
Dari acara tersebut dirumuskan kesimpulan bahwa suatu harapan dalam pilkades nanti masyarakat benar-benar memilih yang terbaik dan menjadi harapan keseluruhan masyarakat.
Komentar |
|
|
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
|





















