Simpul Demokrasi

Thursday
Mar 11th
  • Masuk
  • Mendaftar
    Registration
    *
    *
    *
    *
    *
    REGISTER_REQUIRED
  • Cari
  • English Dutch Indonesian
Home Kilasan Nasional Berita Nasional Nasrudin Pernah Ajak Rani ke DPR

Nasrudin Pernah Ajak Rani ke DPR

E-mail Cetak PDF

SIMPUL - Saksi kunci dugaan kasus pembunuhan terhadap Direktur PT Putra Banjaran Rajawali Nasrudin Zulkarnaen dengan salah satu tersangkanya Ketua KPK nonaktif Antasari Azhar, Rani Juliani, dalam pemeriksaannya di Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (26/5), mengaku pernah diajak korban ke DPR untuk meminta perlindungan.

Sebelumnya, memang beredar kabar bahwa mereka sempat meminta perlindungan terkait pertemuan Rani dengan Antasari di Hotel Mahakam kamar 803 (bukan kamar 802 seperti yang diberitakan sebelumnya) pada 23 Mei 2008. "Namun, ayah Rani melarangnya. Ayahnya mengatakan, 'Kita kan orang kecil, nanti repot'," ujar Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iriawan kepada para wartawan, sore tadi.

Saat itu, Rani mengaku telah diminta korban untuk berganti-ganti nomor telepon genggam agar sulit dilacak. Pasalnya, Nasrudin saat itu sudah merasa terancam.

Sementara itu, terkait kabar yang beredar bahwa terdapat uang hasil pemerasan Rp 300 miliar di rekening pribadi Rani, Kombes M Iriawan menampiknya. "Itu asumsi. Namun, jumlahnya di bawah Rp 50 juta. Namun, kami akan coba periksa kembali," imbuhnya.

Sayangnya, ketika dicecar pertanyaan lebih mendetail, Iriawan menolak menjelaskannya. Menurutnya, fakta-fakta tersebut akan terungkap di persidangan nanti.

Sumber asli: Kompas.Com

+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Web/Blog:
Judul:
 
Masukkan kode anti SPAM yang Anda lihat di gambar.
+/- Komentar
Tambah Baru Cari

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Averroes Community

Averroes Community: Membangun Wacana Kritis Rakyat

Newsletter

 

Nasib Usaha Produk Lokal

SIMPUL - Newsletter  Simpul  Demokrasi  Edisi 44 mengetengahkan  Laporan Utama berupa ...

 

Refleksi Kemerdekaan Indonesia

SIMPUL - Newsletter Simpul Demokrasi Edisi 43 merefleksikan  kemerdekaan  sebagai  upay...

 

Turunnya Harga Susu Rendahnya Kualitas Bangsa

SIMPUL - Newsletter Simpul Demokrasi Edisi 41 Edisi 42 mengangkat fenomena menyedihkan ini...