SIMPUL - Pemerintah Kota Surabaya kembali meresmikan beberapa proyek pembangunan se - Kecamatan Benowo, Minggu (7/2) di jalan Tengger Raya II RT 02 RW 02 Kelurahan Kandangan. Peresmian proyek tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Bambang DH.
Selain peresmian beberapa proyek Pemerintah Kota Surabaya seperti pemasangan penerangan jalan umum (PJU), saluran air PDAM, pavingisasi dan lain-lain, waga Benowo juga memberikan penghargaan kepada Wali Kota Surabaya, Bambang DH yakni sebagai Bapak Pembangunan Kota.
Pemberian penghargaan ini didasari atas prestasi surabaya dibawah kepemimpinan Cak Bambang beberapa tahun ini dinilai cukup sukses dalam meningkatkan pembangunan di Kota Surabaya.
"Prestasi tersebut dapat kita lihat di sekeliling kita, seperti perbaikan fasilitas umum, penghijauan, pembuatan taman-taman dan arena bermain di jantung kota, penambahan fasilitas. Oleh karena capaian-capaian tersebut warga Benowo memberikan penghargaan kepada Wali Kota Sebagai Bapak Pembangunan Kota," papar Lurah Kandangan, Sutrisno Hermawan Setyawan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya, Bambang DH menyampaikan apresiasinya kepada warga kandangan yang mengusulkan ide untuk mendidrikan SMK yang rencananya akan berdiri di tanah seluas 3 Ha dan boosem di tengah-tengah perkampungan seluas 2 Ha.
Wali Kota juga menghimbau kepada warga agar terus mendukung program PemerintahKota dalam mewujudkan kampung aman yang saat ini masih diikuti 3 RW. "Saya harap untuk mewujudkan lingkungan sekitar kita agar aman jangan hanya mengandalkan kepolisian, tetapi sepatutnya kita juga turut membantu untuk mewujudkan lingkungan yang aman," harapnya.
Cak Bambang juga memaparkan rencana Pemkot untuk mengembangkan wilayah barat seperti pembangunan proyek lingkar dalam barat selain pembangunan rumah sakit Bhakti Dharma Husada yang terletak di jalan Kendung. Menurut Cak Bambang Proyek lingkar dalam barat tersebut merupakan lanjutan dari pembuatan lingkar dalam timur yang merupakan akses dari bandar udara Juanda ke pelabuhan Tanjung Perak.
"Saya telah mengajukan nama untuk jalan baru tersebut, agar Surabaya yang notabennya adalah kota Pahlawan juga memiliki jalan-jalan yang bernamakan pahlawan. Lingkar dalam timur saya usulkan diberi nama Ir. Soekarno dan lingkar dalam barat saya usulkan diberi nama Bung Hatta," paparnya.
Untuk memecah kemacetan dan menanggulangi banjir Pemkot Surabaya juga merencanakan untuk melanjutkan pembangunan pembuatan saluran air melalui box culvert tahap ke II.
Komentar |
|
|
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
|





















