SIMPUL - Tiga parpol berkoalisi mengusung pasangan cabup-cawabup. Koalisi Partai Golkar, Gerindra dan PKNU ini siap menjadi kendaraan alternatif pasangan calon yang belum mempunyai kendaraan parpol. Partai Hanura batal bergabung dalam koalisi ini karena menunggu rekomendasi pengurus pusat. Deklarasi koalisi dilakukan dengan menandatangani nota koalisi di Hotel Utami Waru, Minggu (24/1).
Selain dihadiri para pengurus teras parpol koalisi, deklarasi koalisi juga dihadiri massa dan simpatisan masing-masing. Ketua Kadin Sidoarjo Imam Sugiri yang mendaftar cabup ke PAN Sidoarjo juga turut hadir. “ Mudah-mudahan jadi koalisi alternatif bagi para pasangan
calon, “ kata Ketua Partai Golkar Sidoarjo Warih Andono, yang juga juru bicara koalisi tiga parpol.
Menurutnya, koalisi diharapkan bisa mengakomodasi pasangan calon yang belum mempunyai kendaraan parpol. Namun calon itu telah mempunyai elektabilitas yang tinggi. Sehingga koalisi ini langsung melangkah pada upaya pencitraan sang calon. “ Sehingga kebersamaa parpol ini mampu mewujudkan Sidoarjo lebih baik di masa mendatang, “ ujarnya.
Sekretaris DPC PKNU Sidoarjo M Kayis menambahkan, beragamnya persoalan yang masih melilit Sidoarjo tidak bisa diselesaikan tanpa kebersamaan semua pihak. Kebersamaan adalah sebuah keniscayaan untuk membangun Sidoarjo.. “ Karena itu tekad kami berkoalisi ini untuk membangun Sidoarjo lebih baik, “ ungkapnya.
Semula parpol yang berkoalisi jumlahnya empat, yakni Partai Golkar, Gerindra, PKNU dan Partai Hanura. Entah kenapa, meski nama dan lambang Partai Hanura telah tercantum dalam baliho acara deklarasi koalisi parpol, namun Ketua Partai Hanura Sidoarjo I Wayan Dendra tidak ikut menandatangani nota koalisi. Wayan juga tiba-tiba pulang jelang acara berakhir.
Terkait hal itu, Warih Andono mengatakan, Partai Hanura tetap ikut berkoalisi. Namun belum menandatangani nota koalisi karena masih menunggu rekomendasi pengurus pusatnya. Sedangkan Ketua Partai Hanura Sidoarjo I Wayan Dendra enggan berkomentar. “ Tanya saja ke pak Warih, “ katanya sebelum meninggalkan acara koalisi.
Paska deklarasi koalisi akan menjaring cabup dan cawabup. Koalisi akan mulai membuka pendaftaran cabup-cawabup awal Pebruari mendatang. Deklarasi parpol ini juga dihadiri Cabup Imam Sugiri. Menurut Warih pihaknya telah mengundang semua cabup-cawabup yang masuk survei Partai Golkar. Namun yang datang salah satunya hanya Imam Sugiri.
Koalisi tiga parpol itu telah memenuhi persyaratan untuk mengusung pasangan cabup-cawabup. Jika digabung, kursinya berjumlah delapan di DPRD Sidoarjo. Kursi Partai Golkar berjumlah empat, PKNU dan Gerindra masing-masing dua kursi. Koalisi parpol ini menambah kendaraan parpol yang akan mengusung calonnya sendiri, yakni PKB, PAN, dan Partai Demokrat. Sebab kursi PKB 10, PAN 8 kursi, dan Partai Demokrat 11 kursi.nain
Sumber: Surya.co.id
Komentar |
|
|
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
|





















SIMPUL - Sebagai upaya untuk mengoptimalisasikan fungsi posyandu, untuk kedua kalinya Dinas Kesehatan Kota Surabaya bekerja sama d...
SIMPUL - Banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri seharusnya tidak membuat pemerintah malu. Pemerintah j...
apakah alat peraga ini dapat diterima...
Anda bisa mendownload Daftar Peserta ...
kok belum diupdate..? padahal skrg tg...
thanks untuk test yang boleh saya iku...
trlalu sngkat............... bza dprp...