SIMPUL – Kota Batu konon pernah dijuluki sebagai Swiss Kecil di Pulau Jawa, benarkah? Tidak salah lagi bahwa pendapat itu memang benar, Kota Batu yang terdiri atas 3 kecamatan (Batu, Bumiaji, dan Junrejo) yang dibagi lagi menjadi 20 desa dan 4 kelurahan, mempunyai daya tarik tersendiri sebagai Kota Dingin, sejuk dan menyegarkan karena berada di ketinggian 680-1.200 meter dari permukaan laut dengan suhu udara rata-rata 15-19 derajat Celsius.Kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia atau 15 km sebelah barat Kota Malang, berada di jalur Malang-Kediri dan Malang-Jombang.
Kota Batu berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan di sebelah utara serta dengan Kabupaten Malang di sebelah timur, selatan, dan barat. Wilayah kota in.
Ada apa di Kota Batu? Tentunya banyak sekali ragam budaya dan objek wisata di Kota Batu, obyek wisata Songgoriti misalnya, terdapat Candi Songgoroto dan patung Ganesha peninggalan Kerajaan Singosari serta tempat peristirahatan yang dibangun sejak zaman Belanda.
Wisata gua di Cangar dan Tlekung, terdapat pula gua dengan kedalaman 15 km. Tempat wisata andalan lainnya adalah Selecta dan Kusuma Agrowisata (perkebunan apel) di lereng Gunung Panderman. Selain itu terdapat juga pemandian air panas di Cangar. Objek wisata lain di kota Batu adalah air terjun Coban Rondo, Coban Rais, dan Coban Talun. Ada pula objek wisata terbaru di Kota Batu berupa wisata udara paralayang. Bagi penggemar kemah dan mendaki gunung, ada banyak lokasi untuk dikunjungi, antara lain Gunung Arjuno, Gunung Panderman, Coban Rondo, Coban Rais, Cangar, Junggo, Gunung Banyak, dan Coban Banteng. Setiap hari Minggu, di alun-alun Batu diselenggarakan Pasar Wisata Minggu yang menjual makanan khas Batu serta berbagai macam kerajinan tangan. Jatim Park merupakan salah satu tempat wisata paling populer di Jawa Timur dan kini menjadi salah satu ciri khas Kota Batu dan Malang. Di kota ini banyak terdapat villa serta sejumlah hotel berbintang lima.
Batu juga dikenal sebagai kawasan agropolitan, sehingga mendapat julukan Kota Agropolitan. Seperti halnya kawasan Malang Raya dan sekitarnya, Batu banyak menghasilkan apel, sayur mayur, dan bawang putih. Selain terkenal sebagai kota agropolitan, Batu juga dikenal sebagai kota seniman. Ada banyak sanggar lukis dan galeri seni di kota ini. Selain itu pula, 2 tahun ke depan (2009 – 2010) Program Sekolah Demokrasi berkat kerjasama Averroes Community dengan Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) Jakarta akan diadakan di Kota Batu, sebagai upaya membangun aktor-aktor demokrasi.
Komentar |
|
|
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
|





