Simpul Demokrasi

Tuesday
Sep 07th
  • Masuk
  • Mendaftar
    Registration
    *
    *
    *
    *
    *
    REGISTER_REQUIRED
  • Cari
  • English Dutch Indonesian
Home Info Budaya Peringatan HUT Kota Malang ke - 96

Peringatan HUT Kota Malang ke - 96

E-mail Cetak PDF
SIMPUL - Masyarakat Kota Malang yang biasanya memanfaatkan jalur utama seputar Alun-Alun Tugu Balai Kota Malang sebaiknya memilih jalur lain. Pasalnya, berkaitan dengan HUT ke-96 Kota Malang jalan di seputar Tugu ditutup mulai pukul 06.00 pagi ini. Hanya satu jalur tersisa, yakni arus dari barat ke timur melalui Jl Kahuripan.

Informasi penutupan arus lalu lintas di sekitar alun-alun Tugu tersebut diinformasikan Kasatlantas Polresta Malang AKP Fahri Siregar di sela-sela simulasi penanganan laka lantas terpadu di halaman Balai Kota Malang, kemarin. "Penutupan arus lalu lintas (lalin) dilakukan mulai pukul 06.00 demi kepentingan upacara HUT. Jalan baru dibuka lagi pukul 11.00 atau setelah upacara selesai," beber Fahri.

Beberapa ruas jalan yang ditutup itu adalah Jl Majapahit, Jl Kertanagera, Jl Gajahmada, dan Jl Suropati. Sedangkan arus lalu lintas dari arah barat ke timur dari Jl Kahuripan tetap dibuka, karena aksesnya langsung menuju Stasiun Kota Malang. Pembukaan satu sisi jalan itu diyakini tidak akan mengganggu jalannya upacara HUT.

Penutupan tersebut tak hanya terjadi sekali. Tapi dua kali. Karena sore nanti sekitar pukul 16.00 penutupan jalan dilakukan kembali. Kali ini akses jalan masuk ke Alun-Alun Tugu ditutup total. Penutupan ini untuk persiapan pesta HUT yang bakal diramaikan grup band papan atas Indonesia. Yakni, Ungu dan Gigi. Juga grup Srimulat.

"Ini kan konser musik dengan bintang terkenal. Khawatirnya sejak sore penonton sudah memenuhi area konser. Jadi lebih baik ditutup saja jalannya," urainya. Penutupan jalan tersebut bahkan lebih lama. Tepatnya sampai konser bubar atau hingga tengah malam.

Kapolresta Malang AKBP Daniel T.M Silitonga menambahkan, untuk pengamanan konser pihaknya bakal menerjunkan 400 personel dengan konsentrasi di pusat kota. Sedang petugas lainnya tetap siaga satu di tempat kerjanya masing-masing. "Mulai pagi ratusan personel Polresta Malang siaga dan siap menjaga keamanan penuh," kata Daniel.

Sementara itu, Kahumas Pemkot Malang M. Yusuf membeberkan, rangkaian HUT akan diawali dengan upacara sekitar pukul 08.00 di halaman Balai Kota Malang. Dalam upacara akan diselipkan beberapa agenda. Salah satunya, MoU atau penandatanganan naskah kesepahaman antara Pemkot-Polresta Malang-RSSA-Arsama-PMI-Jasa Raharja tentang penanganan laka lantas terpadu. Beberapa penghargaan juga diberikan pada siswa-siswi berprestasi Kota Malang. "Pak Wali Kota (Peni Suparto) bertindak sebagai inspektur upacara," ujar Yusuf.

Begitu upacara tuntas, rangkaian HUT ini dilanjutkan dengan tasyakuran bersama di kompleks balai kota. Lalu malam harinya seluruh masyarakat Kota Malang digebrak dengan sajian musik grup band Ungu, Gigi, dan grup lawak Srimulat. Konser musik itu dipusatkan di tengah-tengah Alun-Alun Tugu. "Semua warga Malang bisa hadir dan bergembira bersama, ini pesta rakyat," tandas mantan sekertaris KPU Kota Malang itu.

Di tempat terpisah, Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) cukup waswas dengan konser musik dalam rangka HUT ke-96 Kota Malang itu. Bukannya tak menyambut gembira, kekhawatiran Wasto dipicu terancam rusaknya taman di sekitar Balai Kota Malang. Terutama taman di Alun-Alun Tugu dan taman panjang di Jl Tugu.

Pasalnya, panggung konser itu berdiri di tengah taman alun-alun. Meski memilih sisi timur yang bersambung dengan taman di Jl Tugu-Jl Kertanegara, namun rumput dan bunga-bunga tak terlindungi maksimal.

Bahkan, beberapa tanaman hias di alun-alun telah dipangkas demi berdirinya panggung. "Saya juga tidak tahu bagaimana nanti. Selama ini tak ada dana untuk revitalisasi taman rusak. Yang ada hanya pemeliharaan. Itupun sifatnya penyiraman di musim kemarau," ungkap Wasto.

Kekhawatiran mantan asisten I Pemkot Malang itu sempat dilontarkan kepada panitia acara. Terutama pengaturan perlindungan taman dan rencana pembukaan pagar taman Kertanegara. "Harapannya panitia memiliki dana untuk revitalisasi taman rusak akibat konser ini," kataWasto. (nen/ziz)
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Web/Blog:
Judul:
 
Masukkan kode anti SPAM yang Anda lihat di gambar.
+/- Komentar
Tambah Baru Cari

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."